Kartini Pahlawan Emansipasi

Kartini Pahlawan Emansipasi

Kartini

Tentang Kartini adalah tentang imajinasi yang melampaui tubuh. Outlet korespondensi dengan aktifis politik balas budi di Belanda, memicu, menyebarkan dan mendokumentasikan ide, imajinasi dan visi Kartini yang jernih, tajam dan jauh melampaui jaman.

Pun ketika Sukarno di tahun 1964 menerbitkan inpres penetapan Kartini sebagai pahlawan -konon kelompok Gerwani yang paling keras mendesakkan -, Sukarno tidak sedang meng-idealkan Kartini sebagai tubuh yg terpenjara dalam pingitan karesidenan dan rezim poligami kabupaten. Sukarno ingin melengkapi idea tentang bangunan Bangsa Indonesia dengan batu bata visi ideal imajinatif perempuan indonesia. Begitulah suatu bangsa terus-menerus dibangun. Sampai sekarang dan -mudah-mudahan- mendatang.

Menilai Kartini dengan ‘penggaris’ masa kini, misalnya soal ketidakberdayaan melawan tradisi poligami, selain anachronistis juga tidak adil. Sama seperti menggugat idea tentang masyarakat ber-Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yg dipatrikan sebagai landasan idiil Pancasila, dibenturkan dengan policy permisif pemerintah soal tenaga kerja asing, misalnya.

Selamat memperingati Hari Kartini

Penulis : Abdul Manaf

Leave a Reply

Your email address will not be published.