Tujuan Penyusunan

Tujuan Penyusunan

Kurikulum SMA Pradita Dirgantara disusun agar sekolah memiliki pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran dan pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Oleh sebab itu pengembangan Kurikulum SMA Pradita Dirgantara bertujuan untuk :

  1. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
    Peningkatan keimanan dan ketakwaan ini di SMA Pradita Dirgantara dilaksanakan juga program mentoring dan pendalaman agama Islam yang diisi dengan kegiatan pengajian, akhlak dan budi pekerti. Selain itu peringatan hari-hari besar keagamaan untuk semua agama dilaksanakan dengan mengundang penceramah yang kompeten atau memanfaatkan warga sekolah juga melaksanakan qurban dan bantuan sosial terhadap warga sekitar sekolah yang kurang mampu.
  2. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik.
    Kurikulum SMA Pradita Dirgantara disusun dengan memperhatikan keragaman potensi, minat, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan kinestetik dengan tujuan peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya yang mencakup domain sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diwujudkan dalam kegiatan intra dan ekstra kurikuler antara lain, penyusunan karya tulis, pembinaan Olimpiade Sains (OSN), Pembinaan Kegiatan Kepramukaan, Pembinaan Keolahragaan dan Kegiatan Keagamaan.
  3. Menghasilkan lulusan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan nasional, terutama dalam kedirgantaraan.
  4. Membekali peserta didik dengan wawasan lingkungan sehingga menjadi insan yang bertanggung jawab melalui pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup dalam mata pelajaran.
  5. Mengembangkan Kurikulum SMA Pradita Dirgantara secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta perubahan kurikulum yang berlaku.
  6. Meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama, dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan sekolah sesuai dengan kompetensi Inti yang diharapkan melalui kegiatan bakti sosial dan keagamaan.
  7. Mengembangkan potensi peserta didik agar mampu bersaing secara global dan dapat hidup berdampingan dengan bangsa lain dengan membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan minatnya, agar mereka mampu mengembangkannya secara mandiri di dunia nyata/kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut antara lain, TIK, karya tulis, dan simposium khusus peserta didik.
  8. Menerapkan kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan penilaian autentintik dengan mancakup domain sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
  9. Mengembangkan kegiatan ekstra kurikuler yang dapat mengembangkan potensi diri peserta didik, serta pengembangan kegiatan pramuka sebagai ekstra kurikuler wajib yang harus diikuti.
  10. Mendorong wawasan dan sikap kebangsaan dan persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, antara lain melalui kegiatan Paskibra.
  11. Mendorong dan membimbing peserta didik agar mau memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat, serta mampu menunjang kelestarian keragaman budaya melalui pembiasaan yang baik di sekolah.
  12. Mengarahkan peserta didik kepada pendidikan yang berkeadilan dan mendorong tumbuh kembangnya kesetaraan gender, antara lain melalui kegiatan bakti sosial, debat, atau diskusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.