Frequently Asked Questions

Find out how to become a student at SMA Pradita Dirgantara

Akhir tahun, antara November – Desember 2021. Sebelum masuk November, akan dilakukan sosialisasi, baru kemudian tahap pendaftaran secara online.

Seleksi PPDB akan dilaksanakan 2 Tahap:

  1. Seleksi Daerah
  2. Seleksi Pusat

Seleksi daerah akan dilaksanakan di lanud-lanud terdekat sesuai dengan wilayah masing-masing calon siswa (casis). Seleksi daerah ini akan diawali dengan pengecekan kelengkapan administrasi (nilai rapor, keaslian ijazah, skor IQ, dll). 

Setelah pengecekan kelengkapan administrasi, akan dilanjutkan seleksi akademik secara online berbasis CAT (Computer Assisted Test) yang dilakukan di lanud terdekat. Pada tes CAT ini, mata pelajaran yang akan diujikan adalah IPA, matematika, dan bahasa Inggris.

Setelah itu dilanjutkan tes dasar akademik berbasis CAT. 

Kemudian akan dilanjutkan dengan tes psikologi (psikotest), tes kesehatan umum, dan tes penelitian personil. Tes penelitian personil secara khusus akan dilakukan oleh tim intelejen dan pengamanan pangkalan TNI AU dimana casis melaksanakan tes.

Setelah dinyatakan lolos pada seleksi daerah, akan dilanjutkan seleksi pusat, yakni di SMA Pradita Dirgantara, Boyolali. Tes ini biasanya berlangsung selama 5 hari (bootcamp), dimana siswa menginap di tempat yang telah panitia siapkan.

Materi yang diujikan pada seleksi pusat mirip dengan seleksi daerah. Namun, ada tes lainnya yang dilakukan secara mendalam, salah satunya adalah wawancara untuk mengetahui profi dan minat casis.

Untuk menuju SMA Pradita Dirgantara dan mengikuti seleksi pusat ini, casis yang berada di daerah akan diberangkatkan menuju Boyolali menggunakan pesawat Hercules melalui lanud terdekat.

Setelah 

Terdapat 3 mata pelajaran utama yang diujikan, yakni bahasa Inggris, IPA, dan Matematika. Minimal nilai untuk satu mata pelajaran adalah 90, dimana nilai 90 ini adalah nilai rata-rata dari semester 1-5.

Skor IQ adalah salah satu syarat penting untuk bisa lolos pada seleksi daerah, khususnya pada kelengkapan berkas administrasi. 

Minimal skor IQ casis adalah 120. Untuk mendapatkan bukti skor IQ ini bisa melakukan tes di lembaga manapun yang sudah terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Skor IQ adalah salah satu syarat penting untuk bisa lolos pada seleksi daerah, khususnya pada kelengkapan berkas administrasi. 

Minimal skor IQ casis adalah 120. Untuk mendapatkan bukti skor IQ ini bisa melakukan tes di lembaga manapun yang sudah terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

  • Matematika
  • IPA
  • Bahasa Inggris

Sampai angkatan ke-4 (2021), saat ini tidak ada biaya yang dikenakan untuk menjadi siswa di SMA Pradita Dirgantara.

Namun, terdapat kategori biaya yang harus dibayarkan oleh pihak orang tua mulai angkatan ke-4, 2021, yakni laptop (macbook).

Selanjutnya berkaitan dengan seragam, pada awal masuk, siswa akan diberikan seragam secara gratis. Dengan catatan, ketika terjadi perubahan ukuran seragam seiring dengan pertumbuhan fisik siswa (atau seragam rusak), maka biaya ini ditanggung oleh orang tua siswa.

  • Asrama
  • Olah raga (sepak bola, basket, tenis, tenis meja, badminton, dll)
  • Ruang rekreasi (PS5, billiard, mini soccer board)
  • Tempat ibadah
  • Laboratorium bahasa, komputer, science
  • Perpustakaan
  • Auditorium
  • Theater room
  • Fitness room

Untuk jalur PPDB di SMA Pradita Dirgantara terbagi menjadi 3:

  1. Jalur Prestasi Akademik
  2. Jalur Tahfidz
  3. Jalur Reguler

Bagi siswa yang memiliki prestasi olimpiade nasional internasional, bisa melalui jalur prestasi akademik dan akan menambah skor/penilaian tim seleksi PPDB. Pada jalur prestasi akademik ini, siswa bisa lolos langsung ke seleksi pusat tanpa seleksi daerah.

Untuk jalur tahfidz, minimal casis menguasai hafalan 5 juz.  Pada jalur ini, casis tetap harus mengikuti seleksi daerah.

Selanjutnya jalur reguler, yakni mengikuti tes secara lengkap mulai dari seleksi daerah dan seleksi pusat.